Membuat Form Input Pegawai untuk Guru dengan PHP dan MySQL

 Contoh Kasus:

Saya ingin membuat Form Input Pegawai untuk Guru seperti berikut ini:
Fom Input Pegawai
Kode Pegawai :
Nama Guru :
Status Pegawai :
Diketahui:
Nama database saya adalah sekolah.
Tabel pegawai mempunyai relasi ke tabel guru dan tabel status seperti terlihat pada gambar relasi dibawah ini:

Keterangan:
Relasi diatas bisa disederhanakan menjadi:
  • field pegawai.kode_guru berelasi ke guru.nip
  • field pegawi.kode_status berelasi ke status.kode_status

Tabel guru

Tabel guru berisi seperti gambar dibawah ini:

Tabel status

Tabel status berisi seperti gambar dibawah ini:

Pembuatan Tabel pegawai

Buatlah tabel pegawai dengan field seperti gambar dibawah ini:

Catatan:
Untuk pembuatan tabel diatas kamu bisa menggunakan phpMyAdmin selengkapnya kamu bisa baca artikel ini.

Membuat File Koneksi PHP ke MySQL

Buatlah satu file PHP bernama koneksi_mysql.php dengan isi seperti berikut ini:
$server=”localhost”;
$user=”root”;
$password=””;
$database=”sekolah”; 
function koneksi_mysql(){
global $server, $user, $password, $database;
$koneksi_mysql=mysql_connect($server, $user, $password);
if(!$koneksi_mysql){
die(‘Koneksi ke Server MySQL gagal dikarenakan: ‘ . mysql_error());
}
$pilih_database=mysql_select_db($database, $koneksi_mysql);
if(!$pilih_database){
die(‘Pemilihan database gagal dilakukan karena: ‘ . mysql_error());
}
}
?>
Keterangan:
  • global $server, $user, $password, $database, Kode ini berarti saya membuat variabel $server, $user, $password dan $database bersifat global sehingga kita dapat mengambil nilainya dari dalam fungsi.
  • Untuk perintah mysql_connect() maka kamu bisa lihat detailnya disini.
  • Untuk perintah mysql_select_db() maka kamu bisa lihat detailnya disini.

Pembuatan Form

Buatlah satu form php bernama form_input_pegawai.php dengan isi seperti dibawah ini:
 
Form Input Data Pegawau




    Fom Input Pegawai 

Kode Pegawai
    :
   


 
Nama Guru
    :
   

include_once “koneksi_mysql.php”;
koneksi_mysql();
$sql=”SELECT * FROM guru”;
$hasil_query=mysql_query($sql);
while($baris=mysql_fetch_object($hasil_query))
{
echo “”;
}
?>


 
Status Guru
    :
   

$sql=”SELECT * FROM status”;
$hasil_query=mysql_query($sql);
while($baris=mysql_fetch_object($hasil_query))
{
echo “”;
}
?>


 







Keterangan:
  • , kode ini berarti saya akan mengirimkan data dari form ini ke file simpan_pegawai.php menggunakan metode post.
  • include_once “koneksi_mysql.php”, kode ini berarti saya memanggil file koneksi_mysql.php dengan tujuan agar saya bisa menggunakan semua kode didalamnya.
  • koneksi_mysql(), kode ini berarti saya memanggil fungsi koneksi_mysql() yang digunakan untuk melakukan koneksi ke Server MySQL dan memilih database.
  • $sql=”SELECT * FROM guru”, kode ini berarti saya memilih semua isi dari tabel guru.
  • mysql_query($sql), untuk perintah mysql_query() maka kamu bisa melihat detailnya disini.
  • while($baris=mysql_fetch_object($hasil_query), untuk kode ini maka kamu bisa lihat artikelnya disini
Catatan:
Untuk membuat Form diatas maka saya sarankan kamu baca artikel membuat tabel dalam Dreamweaver dan membuat elemen form dengan Dreamweaver.

Membuat File Penerima Data

Buatlah satu file PHP bernama simpan_pegawai.php dengan isi seperti kode dibawah ini:
include_once “koneksi_mysql.php”;
koneksi_mysql();
$kode_pegawai=$_POST['kd_pegawai'];
$kode_guru=$_POST['kd_guru'];
$kode_status=$_POST['kd_status'];
$sql=”INSERT INTO pegawai (kode_pegawai, kode_guru, kode_status)   VALUES (‘$kode_pegawai’, ‘$kode_guru’, ‘$kode_status’)”;
$eksekusi_query=mysql_query($sql);
if(!$eksekusi_query){
die(“Query kamu salah dikarenakan:”. mysql_error());
}
?>
Keterangan:
  • $kode_pegawai=$_POST['kd_pegawai'], kode ini berarti saya menerima data kiriman dari form_input_pegawai.php yaitu dari elemen form yang bernama kd_pegawai.
  • Untuk Syntax INSERT INTO maka kamu bisa baca artikelnya disini.
Hasil:
Jalankan file form_input_pegawai.php lalu isi datanya setelah selesai maka tekan tombol Simpan.
Lihat apakah datanya sudah masuk ke tabel pegawai seperti gambar dibawah ini:

Oleh : Fahmi Basya Kartapura On June - 22 - 2011

Artikel hasil copas dari :  www.a2fahmi.com







Koneksi PHP ke DBF

Susah juga yang namanya membuat sistem terintegrasi apalagi dengan menggunakan sistem terintegrasi itu kita musti membuat data-data input dan masukan menjadi sama dengan sistem yang lama. Dengan sistem yang menggunakan database yang berbeda juga jadul weks, tambahlah juga penderitaan kita sebagai seorang pengembang. Kalau database nya sudah normal sih gak masalah tapi kalau database nya belum normal khan malah menjadikan kerja kita jadi smakin berat.

Sedikit cerita dengan normalisasi ini, intinya sih bagaimana membuat database itu memiliki penataan yang lebih baik dan korelasi antar table dapat terjadi dengan baik pula, pokoke intinya gitu lah soale dulu pas diterangin pak seagate ya agak paham tapi kalo suruh nerangin lagi, :P .

Nah kembali ke tadi, dengan berbekal sedikit kemampuan pemrogram terbentuklah sudah sistem informasi dengan menggunakan PHP dan databasenya menggunakan DBF, weqs DBF apa pula tuh, baru tahu sekarag kalo ada database yang namanya DBF, tapi ya ada mirip2 nya dikit lah soal ada tulisan DB nya. Sebenarnya syntak2 nya sih gak begitu banyak buat akses PHP ke DBF itu tapi weleh-weleh kerjanya lumayan berat buat akses ke DBF nya bila dibanding dengan menggunakan MySQL

Syntaksnya secara garis besar seperti ini

1. Konekkan dulu PHP ke DBF

Seperti kalo dengan MySQl kita mengenal yang namanya mysql_connect(“host”,”user”,”pass”); maka dengan DBF ini hal yang sama juga terjadi . Tapi bedanya kalo menggunakan DBF ini kita tidak perlu memasukkan host, user, sama passnya, syntaksnya cukup dbase_open(“lokasifile”,identifier);

misalkan database kita bernama bukanmysql.dbf dan lokasinya di folder punyaku, untuk identifier

0 = read only
1 = write only
2 = read/write

jadi nanti hasilnya kurang lebih seperti ini $db=dbase_open(“punyaku/bukanmysql.dbf”,2);

dengan variabel yakni $db dikasih or die or die juga boleh sehingga menjadi $db=@dbase_open(“punyaku/bukanmysql.dbf”,2) or die(“$db nya cuek aja tuhhh”); or die berguna untk memberikan informasi kepada user kalo dbase tidak bsa dibuka dan tanda keong “@” berfungi agar php tidak menampilkan pesan error secar defaultnya.

2. Cari tahu jumlah record di database

Untuk mencari tahu jumlah record di database gunakan perintah dbase_numrecords, sehingga syntaks yang digunakan $jumlah=dbase_numrecords($db);

Mirip dengan MySQL khan yang menggunakan syntak mysql_num_rows($query);

3. Simpan array record di variable

Kalau di MySQL kita mengenal yang namanya perintah mysql_fetch_array maka di DBF ini kita mengenal yang namanya dbase_get_record_with_names($db,$urutan);

contohnya seperti ini

$db=dbase_open(“punyaku/bukanmysql.dbf”,2);//masukkan identifier

$jum=dbase_numrecords($db);//cari tahu jumlah record

for($x=1;$x=$jum;$x++){//lakukan perulangan berdasarkan jumlah data

$hasil=dbase_get_record_with_names($db,$x); /*simpan record di array $hasil*/

}

4. Tampilkan yang kuinginkan saja

Misalkan kita hanya ingin menampilkan record dengan syarat tertentu, seperti kita lihat di MySQL yang menggunakan perintah where seperti ini misalkan mysql_query(“select * from data where isine=’semaumu’ “);

ini berarti kita akan mengeluarkan data di table data dengan field bernama isine dengan record yang berisi semaumu saja.

kalo kita tulis di DBF menjadi seperti ini

$db=dbase_open(“punyaku/data.dbf”,2);//hanya untuk table data saja

$jum=dbase_numrecords($db);//cari tahu jumlah record

for($x=1;$x,=$jum;$x++){//lakukan perulangan berdasarkan jumlah data

$hasil=dbase_get_record_with_names($db,$x); /*simpan record di array $hasil*/

if($hasil['isine']==”semamumu”){ /*masukkan persyaratan data yang hendak dikeluarkan*/

echo “horee data ketemu di record nomer $x”; /*output jika data diketemukan*/

break; /*hentikan perulangan jika syarat terpenuhi , kasihan ngeloop terus :) , kalo misalkan data yang mau dikeluarkan banyak tak perlu kasih break kalee */

}
}

5. Buang Yang tidak perlu

untuk melakukan delete terhadap suatu record mudah saja, kalo di MySQl kita mengenal perintah mysql_query(“delete from data where id=’2′”);

maka dengan DBF perintah yang kita lakukan

$db=dbase_open(“punyaku/data.dbf”,2);//hanya untuk table data saja

$hapus=dbase_delete_record($db,2); /* kalau di mysql berdasarkan nama id nya tapi kalo di DBF berdasarkan urutan recordnya */

dbase_pack($db); /*databes dipack biar yang kehapus gak cuma terindek dengan deleted saja*/

dbase_close($db); //diclose biar sesuai aturan

6. Segera Perbaiki Diri

Untuk melakukan update data prinsipnya nomor record yang hendak diupdate musti disebutkan, dan isi update an itu juga disebutkan

$db=dbase_open(“punyaku/data.dbf”,2);//hanya untuk table data saja

$val=array(“data1″,”data2″);/*berisi isian field di record, kalau misalkan field berjumlah 3 maka jumlah array nya juga musti berjumlah 3 */

$update=dbase_update_record($db,$val,$urutan);/*update di no ke $urutan ya dengan isi record yakni $val itu sendiri*/

7. Nambah Boleh Aja

untuk menambah data prinspi sama dengan update tapi tidak diberi nomor urut data sehingga seperti ini

$db=dbase_open(“punyaku/data.dbf”,2);//hanya untuk table data saja

$val=array(“data1″,”data2″);/*berisi isian field di record, kalau misalkan field berjumlah 3 maka jumlah array nya juga musti berjumlah 3 */

$update=dbase_add_record($db,$val);/*masukkan datanya :) */

dah gitu aja dikit cerita tentang si DBF dengan si PHP silahkan yang lain menambahi

(sumber : http://addthe.wordpress.com)